Markaz Al-Farauk

Raih

image
Assalamualaikum,

Inilah Markaz Al-Farauk

Lembaga pendidikan dengan karakter unik di bawah naungan Pimpinan Daerah Persatuan Islam Brebes.

Berfokus dalam Tahfizhul Quran, penguasaan keahlian berbahasa Arab dan Inggris, penanaman ilmu dan akhlaq mulia, yang didukung ijazah penyetaraan agar terjamin kesempatan melanjutkan sekolah ke tingkat berikutnya.

Bercita-cita mengembalikan kekhasan pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi Rabbani yang menguasai Al-Qur'an, berilmu, beramal shalih dan berakhlaqul karimah.


Program Utama
Tahfizhul Qur'an

30 Juz Mutqin dalam 3 tahun

Penguasaan Bahasa Asing

Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

Pendidikan Kesetaraan

Paket B/C atau SMP/SMA


SDM
Pengasuh

5 Ustadz

Santri

50 Santri

Alumni

25 Alumni


Target Kompetensi
Hifzhul Quran
Bahasa Arab
Bahasa Inggris
Akhlaq Mulia

5

Pengasuh

100

Santri

50

Alumni

4

Gedung

Mengapa Harus Al-Farauk?

Tahfizhul Qur'an

Menghafal 30 Juz Al-Qur'an hingga mutqin dalam 3 tahun

Bahasa Asing

Keahlian bahasa Arab dan bahasa Inggris

Ijazah Kesetaraan

Penyelenggaraan ujian kesetaraan Paket B/C atau SMP/SMA

Akhlaq Mulia

Penanaman akhlaq mulia dalam kehidupan sehari-hari

Kelas Terbuka

Belajar di mana saja, tanpa ketergantungan terhadap kelas tradisional

Biaya Ringan

Pendidikan berkualitas dengan biaya bulanan yang terjangkau

TERBARU DI AL-FARAUK

Es Teh Rp3.000 Ludes! Santri Al-Farauk Manfaatkan Momen Carnaval Brebes untuk Belajar Berwirausaha



Brebes — Gelaran Carnaval Brebes 29 Agustus 2026 selalu menjadi magnet bagi masyarakat. dari pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari Ribuan pengunjung memadati berbagai sudut kota untuk menikmati kemeriahan acara. Di tengah suasana tersebut, para santri PPI 369 Markaz Tahfizh Al-Farauk melihat sebuah kesempatan untuk belajar langsung tentang kemandirian dan kewirausahaan.

Dengan sederhana, para santri membuka lapak Es Teh seharga Rp3.000. Mereka dengan penuh semangat menawarkan minuman kepada para pengunjung yang datang. Tak disangka, antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga Es Teh yang disediakan habis terjual.

Tidak hanya berjualan, para santri juga berinisiatif membuka lahan parkir di halaman PPI 369 Markaz Tahfizh Al-Farauk untuk membantu para pengunjung Carnaval Brebes.

Tarif parkir yang ditetapkan pun terjangkau, yaitu Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.



Ada pula pengalaman menarik yang membuat para santri semakin bersyukur. Beberapa pengunjung memberikan uang Rp10.000, meskipun tarif parkirnya hanya Rp3.000 atau Rp5.000, dan mereka tidak meminta uang kembali. Bagi para santri, hal tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengalaman berharga dalam belajar melayani masyarakat.

Bukan Sekadar Jualan

Apa yang dilakukan para santri bukan semata-mata tentang berjualan atau mendapatkan pemasukan. Lebih dari itu, mereka sedang belajar menghadapi dunia nyata.

Mulai dari berkomunikasi dengan masyarakat, menawarkan produk, mengatur parkir, bekerja sama dalam tim, bertanggung jawab terhadap amanah, hingga belajar mengelola hasil usaha.

Inilah salah satu bentuk pendidikan yang berusaha dihadirkan di PPI 369 Markaz Tahfizh Al-Farauk. Pendidikan tidak hanya tentang teori yang dipelajari di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dan adab diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Es Teh Rp3.000 yang ludes terjual hingga lahan parkir yang ramai, para santri mendapatkan pelajaran sederhana namun bermakna: bahwa setiap kesempatan dapat menjadi ruang untuk belajar dan setiap pekerjaan yang dilakukan dengan baik dapat menjadi pengalaman berharga.

Semoga pengalaman dalam Carnaval Brebes ini menjadi langkah kecil bagi para santri untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri, kreatif, bertanggung jawab, berjiwa wirausaha, serta tetap menjunjung tinggi adab dan akhlak.


PPI 369 Markaz Tahfizh Al-Farauk

Pendidikan Berbasis Adab dan Kasih Sayang

Gemilang Qur’ani Competition 2025: Ajang Prestasi 128 Peserta TK & SD/MI di SMPIT Persis Al-Farauk

 


Hari ini 22 November 2025, suasana ceria dan penuh keberkahan tampak memenuhi aula SMPIT Persatuan Islam Al-Farauk saat diselenggarakannya Gemilang Qur’ani Competition 2025. Kegiatan ini sukses diikuti oleh 128 peserta dari jenjang TK dan SD/MI, yang hadir untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka dalam dua kategori lomba, yaitu Mewarnai dan Tahfizh Al-Qur’an.

Acara berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB, dengan rangkaian kegiatan yang tertib dan penuh antusiasme. Para peserta, khususnya anak-anak tingkat TK dan SD/MI, tampak bersemangat mengikuti perlombaan yang dirancang untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap dunia Qur’ani dan kreativitas seni.

Tasyakuran dan Silaturahmi di Masjid Al-Ittihad Brebes

 

Sabtu 13-09-2025, Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul dalam suasana penuh berkah. Pada hari Sabtu, 13 September 2025, Dewan Keluarga Masjid Al-Ittihad Brebes menyelenggarakan acara Tasyakuran dan Penyerahan Bantuan serta Peletakan Prasasti untuk Masjid dari Almarhum Sulaiman Al Qubaisy Rahimahullah.


Acara ini berlangsung di Masjid Al-Ittihad Brebes, Kompleks Islamic Center, Jl. Yos Sudarso Kelurahan Pasarbatang. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 hingga 08.30 WIB dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para asatidz serta santri dari Al-Farauk.


Suasana hangat silaturahmi terlihat jelas pada foto di atas. Para santri duduk rapi dengan mengenakan seragam hijau khas, menyimak rangkaian acara dengan penuh khidmat. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga wujud nyata ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan dalam memakmurkan masjid.


Acara tasyakuran ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara jamaah, pengurus masjid, para asatidz, dan para santri. Semoga bantuan yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dan Masjid Al-Ittihad semakin makmur serta bermanfaat bagi umat Islam di Brebes dan sekitarnya.


Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kebersamaan, pendidikan, dan dakwah.


📸 Dokumentasi di atas memperlihatkan wajah penuh semangat para santri saat mengikuti acara, semoga mereka kelak menjadi generasi penerus Islam yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan umat.

"Bukan Perpisahan, Hanya Jeda dalam Sebuah Cerita Cinta dengan Al-Qur’an"

 

Satu pekan telah berlalu…
Terlalu cepat waktu berlari, seolah baru kemarin kami saling bertukar senyum malu, menyusun niat, menyambut pagi pertama di Tahfizh Camp Al-Farauk 2025.

Hari-hari kami dipenuhi dengan tilawah, hafalan, tawa kecil saat salah bacaan, dan pelukan hangat dari para asatidzah serta ummahat yang tak pernah lelah membimbing kami. Setiap huruf yang kami lafadzkan bukan sekadar hafalan ia menjadi cinta, yang pelan-pelan mengakar dalam hati kami yang masih muda.


Di taman juang, kami bermain. Di dapur sederhana, kami belajar kebersamaan. Di antara sajadah dan mushaf, kami merajut janji: tak akan berpisah dengan Al-Qur’an, meski camp ini selesai.

Malam terakhir menjadi saksi air mata kami. Sebagian dari kami menangis dalam diam, sebagian saling menggenggam tangan: “Nanti kalau rindu, kita ketemu lagi di doa ya... dalam ayat yang sama, di surah yang kita hafal bersama.”

Kami tahu, ini bukan perpisahan. Ini hanyalah titik koma. Sebab, kisah kami bersama Al-Qur’an tak akan pernah tamat. Bahkan saat kaki kami meninggalkan aula, hati kami tetap tinggal di sana, di antara lantunan ayat yang tak henti diputar oleh langit.

Kami pulang dengan hati yang berbeda.
Kami bukan anak-anak yang sama seperti seminggu lalu.
Kami pulang dengan cinta yang lebih dalam untuk kalam-Nya.
Dan kami percaya, setiap cinta yang tumbuh dari Al-Qur’an akan Allah jaga sampai Jannah.

Terima kasih, Al-Farauk.
Telah menjadi rumah untuk kami mencintai Al-Qur’an dengan cara paling indah dan penuh kasih.
Sampai bertemu di program berikutnya,
Atau… di taman surga-Nya.

“Liburan telah usai, tapi semangat menjadi ahlul Qur’an baru saja dimulai.” (Humas Al-Farauk)


Kegiatan Seru Peserta Tahfizh Camp Markaz Al-Farauk

Brebes, 3 Juli 2025.- Tempat belajar, bermain, dan menumbuhkan kebersamaan dalam iman dan ilmu

Tahfizh Camp Markaz Al-Farauk bukan hanya menjadi wadah untuk memperkuat hafalan Al-Qur’an, tapi juga tempat terbaik untuk membangun karakter, kreativitas, dan ukhuwah Islamiyah para santri. Berbagai kegiatan disusun tidak hanya serius dan edukatif, tapi juga menyenangkan dan berkesan. Berikut beberapa momen istimewa dari kegiatan camp tahun ini:

🎮 Bermain dan Belajar Bersama di Taman Juang (Foto 1)

Di malam yang sejuk dan cerah, para peserta putra berkumpul di area taman untuk mengikuti sesi permainan edukatif. Duduk melingkar bersama pembina mereka, anak-anak tampak antusias dalam mengikuti games yang dirancang untuk melatih kekompakan, dan strategi. Kegiatan ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik secara mental dan emosional. 


🥟 Membuat Risol Bersama Ummah (Foto 2)

Kebersamaan dan keceriaan juga terlihat dalam kegiatan peserta putri yang belajar membuat risol bersama para ummahnya. Anak-anak bersemangat menggulung kulit risol dan menyiapkan isinya dengan senyum penuh semangat. Aktivitas ini mengajarkan kemandirian, kerja sama, dan tentunya rasa syukur atas nikmat makanan yang biasa kita santap. Sambil membuat risol, para santri juga saling berbagi cerita dan tawa.

🎁 Tukar Kado: Menebar Kebahagiaan dalam Ukhuwah (Foto 3)

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh peserta putri adalah sesi tukar kado. Dengan semangat dan senyuman ceria, mereka saling memberikan hadiah yang telah disiapkan. Momen ini mengajarkan arti berbagi dan menciptakan kenangan manis yang tak terlupakan. Kado sederhana menjadi lambang kasih sayang dan persahabatan yang tumbuh selama mengikuti Tahfizh Camp.

Tahfizh Camp kali ini kembali membuktikan bahwa menghafal Al-Qur'an bisa dilakukan dengan suasana yang penuh cinta, kebersamaan, dan kegembiraan. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berjiwa tangguh.

📚 Liburan Bermanfaat, Al-Qur'an Teman Akrab ✨ (Humas Alfarauk)



 

Hari Pertama Tahfizh Camp Al-Farauk: Awali dengan Semangat, Akhiri dengan Al-Qur’an

 


Sabtu pagi, 28 Juni 2025, halaman Markaz Tahfizh Al-Farauk tampak ramai dengan kehadiran para peserta yang penuh semangat. Tepat pukul 07.45 WIB, rangkaian kegiatan Tahfizh Camp Al-Farauk resmi dimulai. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri untuk mengisi liburan dengan hal yang bermanfaat dan penuh berkah, sesuai dengan tema tahun ini: “Liburan Bermanfaat, Al-Qur’an dan Teman Akrab.”

Hari pertama dimulai dengan sesi perkenalan yang hangat dan menyenangkan. Para peserta diajak untuk saling mengenal satu sama lain, menciptakan suasana kekeluargaan sejak awal. Setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan kelompok, yang nantinya akan menjadi tim kebersamaan mereka selama camp berlangsung. Masing-masing kelompok dipandu oleh Ustadz dan Ustadzah yang siap membimbing dan membersamai dalam setiap kegiatan.




Setelah pembagian kelompok, para peserta langsung memasuki sesi mengaji bersama, sebagai bentuk pemanasan ruhani untuk menyambut hari-hari penuh Al-Qur’an ke depan. Mereka dengan khusyuk membaca ayat-ayat suci, dibimbing oleh para asatidz dan asatidzah yang berpengalaman.

Menjelang siang, suasana semakin hidup dengan ice breaking yang seru dan edukatif. Tawa dan semangat para peserta memenuhi halaman markaz, menunjukkan bahwa belajar dan bermain bisa berjalan beriringan dengan indah.

Tepat menjelang tengah hari, seluruh peserta dan panitia melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Ahmad Yani di kota baru, menutup rangkaian kegiatan pagi dengan kebersamaan dalam ibadah.

Sebelum istirahat, kegiatan hari pertama ditutup dengan murojaah Juz 30 secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan hafalan yang telah dimiliki dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan hafalan selama camp berlangsung.

Hari pertama Tahfizh Camp Al-Farauk berakhir dengan kesan yang sangat positif. Semangat, tawa, ukhuwah, dan Al-Qur’an menjadi kombinasi indah dalam memulai perjalanan spiritual para peserta. Semoga semangat ini terus tumbuh hingga akhir kegiatan dan menjadi bekal kebaikan yang abadi dalam kehidupan mereka. (Humas Alfarauk)


Kursi Terbatas

Hanya untuk 30 orang